Suara NTB » News » Yustisi » Modus Operandi Kehabisan Bensin, Terduga Begal Diringkus Polisi
Modus Operandi Kehabisan Bensin, Terduga Begal Diringkus Polisi Modus Operandi Kehabisan Bensin, Terduga Begal Diringkus Polisi
Terduga begal berinisial DS (19) diringkus polisi, Rabu, 11 Januari 2017. (suarantb.com/ist)
Mataram (suarantb.com) – Seorang terduga pelaku pencurian disertai kekerasan atau begal diringkus polisi. Pelaku berinisial DS (19) sebelumnya melancarkan aksinya pada 18 Juli 2016... Modus Operandi Kehabisan Bensin, Terduga Begal Diringkus Polisi

Mataram (suarantb.com) – Seorang terduga pelaku pencurian disertai kekerasan atau begal diringkus polisi. Pelaku berinisial DS (19) sebelumnya melancarkan aksinya pada 18 Juli 2016 lalu. Pelaku yang menjadi buronan polisi tersebut, kini mendekam di Mapolda NTB atas perbuatannya.

Tim Opsnal Krimum Polda NTB menangkap pelaku sekitar pukul 04.30 Wita, Rabu, 11 Januari 2017. Modus operandi pelaku dalam melancarkan aksinya terbilang unik. Menurut PS Kanit I Jatanras Subdit III Polda NTB, AKP Made Yogi SIK, pelaku berpura-pura kehabisan bensin.

Baca juga:  Oknum Supir Pejabat Diduga Curi Uang Petugas Pol PP

“Pelaku menghentikan korbannya dengan meminta tolong untuk menggeret sepeda motornya karena kehabisan bensin. Namun, begitu tiba di lokasi kejadian, pelaku justru menendang korbannya dan bawa lari motor korban,” ujarnya saat dihubungi.

Kejadian tersebut terjadi di Dusun Siluman, Desa Dasan Baru, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah. Niat baik korban menolong pelaku justru hanyalah modus pelaku untuk melakukan pembegalan terhadap korban.

Baca juga:  Diduga Curi Burung, Empat Pemuda Ini Jadi Bulan-bulanan Warga

Atas perbuatannya, pelaku kini mendekap di Mapolda NTB. Polda NTB telah berkoordinasi dengan Polsek Kopang untuk pelimpahan tersangka. Dari kasus tersebut menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati dengan modus pembegalan seperti ini. (szr)

BACA BERITA LAINNYA :