Suara NTB » News » Kota Bima » Kelurahan Dara dan Penaraga Perlu Penanganan Khusus
Kelurahan Dara dan Penaraga Perlu Penanganan Khusus Kelurahan Dara dan Penaraga Perlu Penanganan Khusus
Walikota Bima, H. Qurais H. Abidin (Suara NTB/uki)
Kota Bima (Suara NTB) – Tanggap darurat banjir tahap II yang memasuki hari ke lima, masih ada sejumlah Kelurahan yang terdapat banyak lumpur dan... Kelurahan Dara dan Penaraga Perlu Penanganan Khusus

Kota Bima (Suara NTB) – Tanggap darurat banjir tahap II yang memasuki hari ke lima, masih ada sejumlah Kelurahan yang terdapat banyak lumpur dan sampah sisa banjir yang berada di rumah warga dan lingkungan. Hal itu perlu penanganan secara khusus.

Walikota Bima, H. Qurais H. Abidin, Selasa, 10 Januari 2017 mengatakan, hingga saat ini tercatat ada dua kelurahan yang masih perlu penanganan khusus terkait pembersihan. Yakni Kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat dan Penaraga Kecamatan Raba.

“Di daerah ini merupakan wilayah yang terparah dampak banjir karena berdekatan dengan bantaran sungai,” ujarnya.

Baca juga:  DPRD Kota Bima Desak Proyek Drainase Segera Dilanjutkan

Menurut dia, di wilayah Kelurahan Dara kendala yang dihadapi oleh pihaknya yakni akses atau jalan masuk alat berat masuk ke kawasan. Karena terhalang pemukiman warga yang padat.

“Sementara di Kelurahan Penaraga, masalah ini mulai bisa teratasi dengan bantuan TNI,” ujarnya.

Dia menjelaskan, hal yang paling mendesak untuk dilaksanakan selama perpanjangan masa tanggap darurat ini adalah perbaikan sistem drainase dan pembersihan sungai. Sebab saat ini, saluran drainase di Kota Bima sebagian besar tidak berfungsi karena dipenuhi lumpur.

Baca juga:  Syafrudin Kembali Bantu Sekolah Terdampak Banjir

“Belum lagi aliran air di sungai juga masih terhambat oleh sampah bawaan banjir. Dalam kondisi cuaca seperti sekarang. Kondisi ini riskan dan rentan untuk kembali terjadinya banjir”, katanya. (uki)

BACA BERITA LAINNYA :