Suara NTB » News » Sumbawa Barat » KSB Targetkan Investasi Rp 2,5 Triliun
KSB Targetkan Investasi Rp 2,5 Triliun KSB Targetkan Investasi Rp 2,5 Triliun
Kepala Dinas PMPPT KSB, Hajamuddin (Suara NTB/ils)
Taliwang (Suara NTB) – Pemda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menargetkan investasi berada pada angka Rp 2,5 triliun. Hal tersebut dinilai realistis mengingat investasi di... KSB Targetkan Investasi Rp 2,5 Triliun

Taliwang (Suara NTB) – Pemda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menargetkan investasi berada pada angka Rp 2,5 triliun. Hal tersebut dinilai realistis mengingat investasi di tahun 2017 diprediksi akan terus menggeliat.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan dan Perizinan Satu Pintu (BPMPPT) KSB, Drs. Hajamuddin, MM, kepada Suara NTB, Senin, 9 Januari 2017 mengatakan, pihaknya optimis angka investasi di KSB bisa mencapai Rp 2,5 triliun. Target tersebut tentunya beralasan mengingat saat ini PT Indotan sudah menunjukkan progres investasi yang menjanjikan.

Bahkan hasil komunikasi terakhir yang dilakukan pihaknya dengan PT Indotan dari segi persyaratan Feasibility Study (FS) sudah rampung.

Selain itu, PT Eco Solution Lombok (ESL) dari segi regulasi statusnya saat ini sudah ada keputusan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup tentang Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang (RPHJP) KPH Brang Rea.
“Surat regulasinya sudah diterbitkan tinggal menunggu Izin Usaha Pengelolaan Lingkungan (IUPJS) yang akan ditanda tangani oleh Gubernur NTB,” ungkapnya.

Baca juga:  Temui TGB, Ridwan Kamil Ingin Investasi di NTB

Apabila izin tersebut sudah selesai lanjutnya, pihaknya menargetkan pengelolaan Gili Balu yang dilakukan oleh PT ESL dan PT NOP bisa direalisasikan dalam tahun ini juga. Mengingat dari sisi regulasi perizinan sudah tidak hambatan lagi.

Selain sektor tersebut, pihaknya juga mengharapkan rampungnya perluasan lahan yang dilakukan oleh PT Bumi Harapan Jaya (BHJ) untuk blok C dan D. Apalagi bisa terus diperluas dan dikembangkan hingga blok E dan F. Karena diharapkan multiflier effeck-nya apabila perluasan ini terjadi sangat besar. Sehingga angka pengangguran di Sumbawa Barat bisa semakin ditekan.
Namun, pihaknya tetap akan melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap perkembangan investasi ini. Artinya sektor yang sangat menjanjikan saja yang akan terus dikembangkan.

Selain investasi yang sudah lama di KSB, pihaknya juga terus membuka peluang untuk investor baru yang berinvestasi di Sumbawa Barat. Sebut saja Turangga Energi Nusantara (TEN) yang saat ini tinggal menunggu Amdalnya saja. Bahkan pihaknya akan segera menindak lanjuti hal tersebut supaya bisa diproses lebih lanjut.

Baca juga:  KSB Tidak Akui Keberadaan MacMahon di PT AMNT

“Mudah-mudahan dalam dua bulan kedepan proses amdal ini bisa selesai sehingga pendirian pabrik ini bisa dibangun,” ungkapnya.

Hal yang sama juga dilakukan oleh PT MGA yang akan mengelola pantai lawar saat ini tengah menunggu keluarnya izin UPL dan UKL untuk pembangunan resort yang ada di lokasi tersebut. Apabila masalah perizinan ini sudah rampung, tidak menutup kemungkinan investasi di KSB juga akan terus meningkat.  (ils)

BACA BERITA LAINNYA :