Suara NTB » News » Ekonomi » NTB akan Atur Pengiriman Cabai
NTB akan Atur Pengiriman Cabai NTB akan Atur Pengiriman Cabai
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Hj. Selly Andayani (Suara NTB/bul)
Mataram (Suara NTB) – Dinas Perdagangan Provinsi NTB telah menyiapkan beberapa rumusan untuk menangani persoalan tingginya harga cabai yang terjadi secara musiman. Distribusi/pengiriman keluar... NTB akan Atur Pengiriman Cabai

Mataram (Suara NTB) – Dinas Perdagangan Provinsi NTB telah menyiapkan beberapa rumusan untuk menangani persoalan tingginya harga cabai yang terjadi secara musiman. Distribusi/pengiriman keluar daerah oleh pengusaha akan diatur.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Dra. Hj. Putu Selly Andayani, M. Si, beberapa solusi untuk menangani tingginya harga cabai ini di antaranya harus diidentifikasi harga dasar cabai di tingkat petani, kuota pengiriman keluar daerah juga harus ditinjau, serta dilakukan pengawasan pada distribusinya.

“Pengawasan terhadap mafianya,” kata mantan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB yang baru beberapa hari dilantik di Dinas Perdagangan ini.

Pengawasan menjadi penting, karena  cabai yang diproduksi oleh petani di NTB belum diketahui persis seberapa besar dapat mensejahterakan petaninya sendiri. Yang diketahui cukup besar pengiriman cabai ke Bali melalui Pelabuhan Lembar.

Baca juga:  Dinas Perdagangan NTB Sebut Cabai yang Beredar di Mataram Bukan Impor

“Kalau membuat sejahtera petani kita, tidak masalah harganya mahal. Tapi kalau harga tinggi itu dinikmati oleh pihak-pihak tertentu saja, ini persoalan. Karena itu kita perlu tahu berapa harga dasarnya di tingkat petani,” ujarnya.

Kenaikan harga cabai menjadi persoalan klasik. Harga cabai naik tak lepas dari suplay dan demand sehingga sangat mempengaruhi inflasi. Apalagi saat ini faktor cuaca mengakibatkan penurunan produksi. Sementara permintaan berlebih karena bersaman dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2014 lalu, produksi cabai di NTB mencapai 540.000 ton.

Baca juga:  Selain dari India, Cabai Impor Asal Thailand dan Cina Juga Beredar di Mataram

Dengan tingginya produksi itu, Hj. Selly mengatakan sedang dirancang pemanfaatan resi gudang untuk dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Di NTB ada empat gudang yang dapat dimanfaatkan untuk resi gudang oleh petani. Jika hal itu dapat dilakukan, selain harga yang mendukung keberpihakan pada petani, kebutuhan di dalam daerah dapat lebih stabil. (bul)

BACA BERITA LAINNYA :