suarantb
 
RedaksiIklanArsipHalaman UtamaHari Ini
Pilkada Lobar 2013
PDIP Usung Zaini, Golkar-Demokrat Tunggu Formalitas, PPP Wacanakan Hj.Wartiah

Pasang Iklan Disini Hubungi :
087865679444
081907082664
081547187400

 

Pasang Iklan Disini Hubungi :
087865679444
081907082664
081547187400

 

Pasang Iklan Disini Hubungi :
087865679444
081907082664
081547187400

 

Pasang Iklan Disini Hubungi :
087865679444
081907082664
081547187400

 

Updated : Senin 03/06/13

Koalisi yang dimotori duet kader Partai Demokrat dan Partai Golkar di Pilkada NTB berujung sukses. Koalisi serupa kembali diwacanakan di Pilkada Lombok Barat (Lobar). PDIP lagi – lagi bermanuver dengan membuat keputusan resmi lebih awal untuk mengusung bakal calon Bupati Lobar incumbent. Sementara PPP mewacanakan mewacanakan Hj.Wartiah, sedangkan PKS masih menyiapkan sejumlah opsi yang akan mereka tempuh.

WAKIL Ketua DPD PDIP NTB, Drs. Ruslan Turmuzi, yang dikonfirmasi Suara NTB, Sabtu (1/6) menjelaskan, keputusan resmi PDIP itu diambil setelah melalui proses penjaringan aspirasi dari tingkat anak ranting, ranting, pengurus tingkat kecamatan, pengurus DPC hingga rapat DPD PDIP Provinsi NTB.

‘’Setelah semua proses itu, kita menyimpulkan bahwa PDIP mengusung bakal calon Bupati Lobar, Dr. H. Zaini Arony,’’ ujar Ruslan. Menurutnya, keputusan tersebut tentunya nanti juga akan menjadi bahan komunikasi PDIP dengan partai – partai lain, terutama Partai Golkar yang saat ini kepengurusan tingkat provinsinya dipimpin oleh Zaini Arony sendiri.

Sementara, Partai Golkar sendiri sejatinya hanya tinggal menunggu formalitas. Sebab, arus kuat di internal Partai Golkar tidak mungkin beralih dukungan dari Zaini yang saat ini merupakan Bupati Lobar. “Kalau Golkar tentu sudah jelas kita menginginkan Pak Zaini. Cuma sekarang kita menunggu dari DPP. Survei sudah dilakukan, tinggal menunggu hasilnya saja,” tandas Wakil Ketua DPD Partai Golkar NTB, Dra. Hj. Baiq Isvie Rupaeda, SH, MH, yang dikonfirmasi Suara NTB secara terpisah.

Menurut Isvie, penetapan dukungan Partai Golkar dilakukan melalui rekomendasi dari pengurus Partai Golkar Lobar, yang kemudian diteruskan melalui pengurus DPD Partai Golkar NTB  ke DPP Partai Golkar. “Sekarang kita sudah rekom, DPD II Lobar juga rekom Pak Zaini. Begitu juga provinsi sudah kita berikan ke pusat. Hanya tinggal menunggu sekarang,” ujarnya.

Soal siapa yang akan digandeng Zaini untuk menjadi  bakal calon Wakil Bupati Lobar, Isvie menegaskan hal itu belum dibahas. “Karena ini melibatkan beberapa partai. Insya Allah demokrat juga akan bergabung. Tapi kita tunggulah,” sebut Isvie.

Sejumlah politisi Partai Demokrat bersuara senada soal kemungkinan koalisi Golkar-Demokrat di Pilkada Lobar. Terlebih, setelah keduanya sukses meraih kemenangan di Pilkada NTB. Hanya saja, internal Demokrat tampaknya kini tengah dilanda dilema menyusul adanya sejumlah kader yang sama – sama masuk bursa pencalonan.

Dua kader yang cukup banyak disebut adalah TGH. Munajib Khalid dan TGH. Mahally Fikri. Munajib yang berlatar belakang ulama mencuat karena sosoknya dianggap sebagai representasi politik untuk masyarakat Lobar bagian utara.

Sementara, Mahally yang berasal dari Narmada, juga menjadi pilihan menarik di bursa pencalonan. Sebab, ia berasal dari daerah dengan populasi penduduk atau pemilih terbesar di Lobar. Data tahun 2010 memperlihatkan, Narmada memiliki 87.897 penduduk.

Mencuatnya dua kader Demokrat itu, ditambah dengan adanya wacana Munajib untuk menjajal peruntungan sebagai bakal calon Bupati Lobar bisa menjadi kendala bagi terulangnya kisah sukses Golkar-Demokrat di Pilkada Lobar.

Mahally yang menjabat Wakil Ketua DPD Partai Demokrat NTB menjelaskan bahwa sejauh ini belum ada pembicaraan formal menyangkut Pilkada Lobar di internal Partai Demokrat. ‘’Tapi secara non formal, diskusi – diskusi yang berkembang di internal kader, terutama pengurus harian, ada sebagian kader kita berharap kalau koalisi Demokrat -Golkar juga bisa berlangsung di Lobar. Tapi itu sifatnya informal,’’ tandas Mahally.

Menurutnya, sikap resmi Partai Demokrat tentu masih harus menunggu arahan dari pimpinan Partai Demokrat, baik DPP Partai Demokrat maupun Ketua DPD Partai Demokrat NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi.

Soal kemungkinan dirinya digandeng oleh Zaini Arony di Pilkada Lobar, Mahally menegaskan bahwa pada prinsipnya, ia akan tunduk kepada perintah partainya. ‘’Sebagai kader, akan selalu siap menjalankan tugas partai. Dimanapun saya harus siap. Tapi kalau untuk meminta – minta posisi tertentu, rasanya tidak pas saya harus seperti itu,” tegasnya.

Sekretaris DPD Partai Demokrat NTB, Zainul Aidi, SP, yang dikonfirmasi Suara NTB mengakui adanya aspirasi kader yang menginginkan Golkar – Demokrat berduet kembali di Pilkada Lobar. Terlebih, di Lobar, Demokrat tidak bisa mengusung sendiri. Untuk bisa mengusung sendiri, Demokrat yang kini memiliki empat kursi di DPRD Lobar membutuhkan mitra koalisi. Jika duet dengan Golkar yang memiliki lima kursi bisa terwujud, maka gabungan keduanya akan menghasilkan sembilan kursi yang cukup untuk mengusung satu pasangan calon.

‘’Memang diskusi di internal Demokrat seperti itu. Tapi nanti kita lihat,” ujarnya. Selain itu, pihaknya juga memiliki mekanisme melalui tim sembilan untuk merumuskan dan menentukan sikap di Pilkada. Tim sembilan ini, menurutnya, terdiri dari unsur DPC, DPD dan DPP Partai Demokrat. “Mekanisme di tim sembilan inilah yang menentukan. Tentunya setelah kita mempertimbangkan juga detail tahapan, jadwal, kita akan cek semuanya,” ujar Zainul.

Terpisah, Ketua DPW PKS NTB, Suryadi Jaya Purnama, ST, menjelaskan bahwa PKS masih menimbang sejumlah opsi atau nama kader untuk diusung di Pilkada Lobar. Beberapa opsi dimaksud adalah, mengusung TGH. Muharrar Mahfudz, Lalu Patimura, H. Muslih Kholil dan H. Wahid Syahril. “Semua keputusan sedang kita matangkan, termasuk menjajaki koalisi dengan partai lain,” ujar Suryadi.

PPP Wacanakan Hj. Wartiah

Terpisah, PPP mewacanakan akan mengusung Ketua DPW PPP NTB Hj. Wartiah untuk maju di Pilkada Lobar. Namun sejauh ini pembicaraan belum menuju final. Demikian disampaikan Sekretaris DPW PPP NTB, Drs. H. Muzihir.

‘’Wacananya untuk Pilkada Lobar, Ibu Ketua DPW PPP NTB maju untuk Lobar 1. Perkembangan selanjutnya kami belum tahu apakah Ibu Ketua fokus di legislatif atau daftar menjadi bakal calon bupati (bacabup)," terangnya. Muzihir mengatakan dirinya akan segera bertemu membicarakan hal ini dengan Hj. Wartiah.

Pihaknya juga telah menjajaki koalisi dengan beberapa parpol. Ada salah satu parpol yang juga menyatakan siap berkoalisi dengan PPP. Dengan parpol tersebut yang mempunyai dua kursi di DPRD Lobar, telah mencukupi untuk mengusung calon.

Saat ini PPP mempunyai empat kursi di DPRD Lobar. "Jumlah 15 persen itu sudah mencukupi. Sudah ada pembicaraan serius dengan parpol tersebut," tambahnya. Pembicaraan dengan figur non kader juga dijajaki oleh PPP.

Bulan Juni ini menurut Muzihir dipastikan telah tercapai pembicaraan final terkait Pilkada Lobar. Mengenai siapa yang akan berada di posisi bakal calon wakil bupati (bacawabup) yang akan diusung, pihaknya juga belum mengetahui. "Bulan Juni ini sudah final apakah kami mengusung calon sendiri atau calon lain," ujarnya. Pendaftaran Pilkada Lobar akan berlangsung tanggal 19-25 Juni. (yan)


-----------------------------------------------------------------------

- Gudang UD Ikan Lombok Kosong, Koral Diduga Disembunyikan di Laut
- PDIP Usung Zaini, Golkar-Demokrat Tunggu Formalitas, PPP Wacanakan Hj.Wartiah
- Polisi Masih Kerja Keras
- Peternak dan Petani Mengeluh ke Wapres
- Digelar, Forum Kerjasama Regional Mitra Praja Utama di Lombok


- Tokoh
- Komentar

@Copyright Suara NTB