suarantb
 
RedaksiIklanArsipHalaman UtamaHari Ini
Semenanjung Korea Memanas
TKI NTB Siap Dievakuasi

Pasang Iklan Disini Hubungi :
087865679444
081907082664
081547187400

 

Pasang Iklan Disini Hubungi :
087865679444
081907082664
081547187400

 

Pasang Iklan Disini Hubungi :
087865679444
081907082664
081547187400

 

Pasang Iklan Disini Hubungi :
087865679444
081907082664
081547187400

 

Updated : Sabtu 13/04/13

Mataram (Suara NTB)
Pemprov NTB terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait dengan nasib TKI NTB yang magang kerja  di Korea Selatan (Korsel). Jika situasi di semenanjung Korea memanas maka pemerintah pusat melalui KBRI, Kementerian Luar Negeri dan BNP2 TKI akan segera mengevakuasi TKI tersebut.

Demikian disampaikan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, Ir. H. Mokhlis, M.Si Jumat (12/4). Disnakertrans NTB katanya, intens melakukan komunikasi dengan atase tenaga kerja di luar negeri untuk melindungi TKI yang berada di daerah konflik itu. ‘’Insya Allah saya banyak diskusi dengan atase dan kalau ada sesuatu  di tempat mereka bekerja akan dievakuasi ke KBRI. Karena kalau itu terjadi maka tidak lagi semata-mata tugas Kemenakertrans tetapi juga sudah menjadi tugas negara. Kami juga bergerak disitu,’’ujarnya.

Dikatakan, jumlah TKI NTB yang bekerja di Korea Selatan tidak terlalu banyak. Sebab, pada umumnya TKI NTB yang bekerja disana dalam bentuk magang kerja. TKI yang bisa bekerja di sana juga, tidak sembarangan karena harus melalui  seleksi yang cukup ketat oleh BNP2TKI. Sebelum, diseleksi di Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI), para TKI tersebut di seleksi di provinsi oleh Disnakertrans dan Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI).

Disebutkan, jumlah TKI NTB yang lulus untuk mengikuti magang kerja di Korea tahun 2012 lalu sebanyak 120 orang. Sementara, hingga Januari 2013 ini sebnayak 14 orang. TKI asal NTB yang akan magang kerja di Korea ini sebelumnya telah melalui tes dan seleksi dan mengikuti pelatihan di daerah selama dua bulan. Setelah selesai pelatihan dua bulan di daerah, selanjutnya akan mengikuti pelatihan lagi di BNP2TKI di Jakarta selama dua bulan 10 hari.

‘’Selanjutnya yang lulus pelatihan di Jakarta ini yang akan dikirim oleh BNP2TKI ke Korea. Sehingga, kita tidak mengetahui berapa yang lulus dan diberangkatkan,  yang lebih tahu BNP2TKI,’’ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI NTB, H. Saleh mengatakan jumlah pasti TKI NTB yang magang kerja ke Korea tidak diketahui secara persis. Pasalnya, data terkait itu  berada di BNP2TKI selaku pihak yang langsung mengirim TKI tersebut.

“Untuk tes bahasanya kita dilibatkan, berapa yang lulus, berapa yang dikirim itu tidak pernah diinformasikan kepada kita. Datanya di pusat. Tetapi terkait ini pemerintah secara keseluruhan di Korea melindungi. Kita aktif berkoordinasi dengan pusat,”tandasnya.

Sebelumnya, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi menyatakan siap mengevakuasi 30.000 tenaga kerja Indonesia yang ada di Korsel terkait ketegangan di semenanjung Korea. Namun masih menunggu perkembangan dari pihak-pihak lain termasuk dari pemerintah setempat. Saat ini, ketegangan di semenanjung Korea meningkat akibat ancaman dari Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un untuk melakukan persiapan bagi serangan roket strategis ke daratan dan pangkalan-pangkalan militer AS di Korsel. (nas)


-----------------------------------------------------------------------


- Lunyuk Butuh Sejumlah Jembatan Penghubung
- Kepala BPBD Dompu Tersangka
- Beredar Kunci Jawaban Dijual Rp 250 Ribu Per Soal
- TKI NTB Siap Dievakuasi
- Pilkada Jadi Pertaruhan Lembaga Survei Lokal

- Tokoh
- Komentar

@Copyright Suara NTB