suarantb
 
RedaksiIklanArsipHalaman UtamaHari Ini
Minta Intervensi Pusat 
 
updated: Selasa 18/12/2012

TGH. M. Zainul Majdi (Suara NTB/nas)






PEMPROV NTB meminta dukungan dan intervensi dari pemerintah pusat untuk menuntaskan berbagai program strategis seperti proyek Bendungan Pandandure. Kemudian Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Resort, Kawasan Ekonomi Khusus Sekotong, Bandar Kayangan Lombok Utara, kawasan wisata Maluk-Jelenge dan berbagai program strategis lainnya dalam rangka mendukung Masterplan Perluasan dan Percepatan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

‘’Dengan dikembangkannya berbagai infrastruktur tersebut kami sangat meyakini bahwa peran strategis NTB sebagai pintu gerbang utama pariwisata dan ketahanan pangan nasional dapat terwujud sebagaimana diharapkan. Untuk itu, dengan kedatangan Bapak Wakil Presiden akan datang dukungan yang terus menerus terhadap percepatan pembangunan di  NTB,’’ kata Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, dalam sambutannya pada peringatan Hari Nusantara ke 12 dan HUT NTB ke 54 di Dermaga Labuhan Haji, Lombok Timur Senin (17/12).

Dikatakan, berbagai program pembangunan yang sudah dilakukan, pemda bersama masyarakat selama ini seperti program Visit Lombok Sumbawa 2012 dengan target kunjungan 1 juta wisatawan sudah melampaui target. Begitu juga infrastruktur seperti jalan, bandara dan pelabuhan sudah semakin baik. Selain itu, fasilitas pendidikan, kesehatan, pertumbuhan ekonomi masyarakat serta kesempatan berwira usaha semakin terbuka lebar.

‘’Namun demikian banyak program yang belum tuntas, seperti Bendungan Pandandure di Kabupaten Lombok Timur sebagai bagian dari MP3EI koridor V Bali Nusa Tenggara masih sedang berjalan. Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Resort di Lombok Tengah juga progresnya belum optimal. Untuk itu perlu dukungan  dan intervensi terus menerus dari pemerintah pusat,’’harapnya.

Selain itu katanya, pihaknya saat ini telah menerapkan zona integritas melalui wilayah tertib administrasi menuju wilayah bebas korupsi. Ia menjelaskan, saat ini Pemprov NTB  bertekad untuk terus melakukan pembenahan dan perubahan signifikan dalam penguatan integritas aparat birokrasi dalam pengelolaan keuangan daerah dan pelayanan publik. Serta membentuk pos pengaduan bagi masyarakat yang berhak memperoleh pelayanan publik yang bermutu , transparan dan akuntabel.

‘’Untuk membuktikan ini, kami segera mengeluarkan Pergub tentang rencana aksi daerah pencegahan dan pemberantasan  korupsi,’’ jelasnya dihadapan Wakil Presiden Boediono dan sejumlah menteri serta ratusan tamu undangan yang hadir.

Terkait dengan potensi sumber daya kelautan di NTB, kata Zainul Majdi, NTB termasuk  provinsi yang memiliki potensi kelautan yang sangat besar dan melimpah. Dicontohkan, seperti kawasan Teluk Saleh, Moyo dan Tambora yang direncanakan menjadi mega minapolitan karena memiliki sumber daya kelautan yang sangat kaya. Begitu juga di Pulau Lombok, terdapat di Teluk Awang Lombok Tengah yang ditetapkan sebagai Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN).

‘’Pemprov NTB memiliki perhatian besar terhadap pengembangan sektor kelautan , harapan kami bersama masyarakat melalui momentum peringatan Hari Nusantara ini dapat menjadi inspirasi dan monivasi untuk terus meningkatkan pembangunan dalam bidang kelautan,’’ pungkasnya.(nas)

©Copyright Suara NTB