suarantb
 
RedaksiIklanArsipHalaman UtamaHari Ini
Wakili NTB ke Belanda
 
updated: Sabtu 15/10/2011

Erni Rohana S.Pd mungkin satu-satunya Kepala Sekolah di NTB yang berbahagia. Bagaimana tidak, kerja keras dan keseriusannya dalam menciptakan iklim pendidikan yang menyenangkan di sekolahnya berbuah manis. Ia masuk 10 besar Kepala Sekolah (Kepsek) berpretasi secara nasional sehingga memperoleh penghargaan dengan mewakili NTB untuk mengikuti studi banding ke negeri Belanda.

Wanita yang sehari-harinya menjabat sebagai Kepsek di SDN 1 Dasan Tereng Narmada Lombok Barat tersebut akan berangkat Sabtu (15/10) hari ini ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan selama sehari bersama seorang guru asal Pulau Sumbawa bernama Muhammad S.Pdi. Meski tak keluar sebagai juara pertama dalam lomba kasek (kepala sekolah) berprestasi tingkat nasional, Erni yang hanya masuk sepuluh besar berhasil ditunjuk mengikuti workshop di Belanda selama 10 hari.

Prestasi yang diperoleh Erni nampaknya juga tak disadarinya. Pasalnya, kabar dirinya akan pergi ke Belanda oleh Kemendiknas RI untuk mengikuti workshop baru diterima Kamis (13/10) malam via email. “Secara informal, kami memang sudah dikabari dari tiga minggu lalu dan saya sudah diminta melengkapi persyaratan,’’ katanya.

Mengenai kegiatannya di negeri Kincir Angin nantinya, Erni menyatakan akan mencari pengetahuan sebanyak-banyaknya terutama tentang pendidikan yang nantinya bisa diadopsi dan dibawa ke tanah air. ”Yang akan saya lihat adalah bentuk pembelajaran sekolah-sekolah di sana untuk diadopsi di Lobar,’’ ujarnya.
  
Erni menyatakan, pergi ke Belanda merupakan pengalaman pertamanya ke luar negeri. Hingga kini dia tidak mengetahui pasti alasan mengapa panitia lomba Kepala Sekolah berprestasi tingkat nasional bisa menunjukknya ikut dalam workshop meski beberapa pemenang yang peringkatnya di atas tak dikirim.

Secara detail, ibu empat anak ini menjelaskan, penghargaan di tingkat nasional bukan kali pertama di raihnya. Karena sejak tahun 2002 silam dirinya beberapa kali tercatat sebagai juara pertama dalam lomba karya ilmiah ataupun penemuan ilmiah yang dilakukannya. Atas prestasi tersebut Erni mengaku mendapat banyak pengalaman dan langsung dipraktikkan di tempat kerjanya.
   
Tak hanya itu, penerapan program yang dilakukan wanita kelahiran 1973 tersebut di sekolahnya telah banyak mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Sedikit bocoran, Erni mengajak semua warga sekolah memaksimalkan aset yang dimiliki untuk menjadi sekolah sehat berbudaya lingkungan, atas kepedulian terhadap lingkungan hingga mampu mengolah sampah memiliki nilai ekonomis, sekolah yang dipimpinnya juga telah memperoleh penghargaan berupa penghargaan Adiwiyata yang diberikan langsung oleh Bupati Lobar Dr. H. Zaini Arony M.Pd. (smd)

@Copyright Suara NTB