suarantb
 
RedaksiIklanArsipHalaman UtamaHari Ini
Kecil Kemungkinan Flu Burung Masuk Lewat Lembar
 
updated: Sabtu 15/10/2011

Giri Menang (Suara NTB) -
Mejangkitnya kembali flu burung di beberapa wilayah di Pulau Lombok Diduga dibawa oleh unggas yang masuk dari luar NTB. Menanggapi itu, Kepala Bidang Penyidikan dan Penindakan Karantina Hewan Kelas II Lembar I Made Nurata menyatakan, kemungkinan itu sangat kecil mengingat ketatnya pengawasan yang dilakukan petugas di beberapa pintu masuk utama NTB.

Dihubungi via ponselnya Jumat (14/10) kemarin, Nurata menjelaskan pihaknya sangat memperketat pengawasan terhadap masuknya unggas di wilayah NTB. Pun terkait kecilnya kemungkinan adanya virus flu burung masuk ke NTB lewat Pelabuhan Lembar sangat beralasan, karena sampai sejauh ini pihak Balai Karantina Hewan Kelas II Lembar mengacu pada peraturan Gubernur NTB nomor 71 tahun 2004 tentang pelarangan masuknya unggas dewasa dari luar daerah.

Dikatakan Nurata, sesuai dengan tugas fungsi pokok dari Balai Karantina Hewan Kelas II Lembar yakni fungsi pengawasan, pihaknya tetap menjalankan tugasnya seperti biasa, bahkan semakin memperketat pengawasan itu. “Ada atau tidak adanya kasus, kami tetap melakukan langkah antisipasi bahkan dengan pengawasan maksimal 24 jam non stop,” pungkasnya.

Lebih jauh dikatakan pria asal Bali tersebut, untuk lebih mengintensifkan pengawasan terhadap masuknya unggas dan hewan lainnya yang berpeluang membawa virus ke NTB, pihaknya juga telah membentuk tim teknis koordinasi pengawasan terpadu. “Kita juga melibatkan pihak aparat seperti KPPP Pelabuhan Lembar, Security Bandara, serta pihak ASDP di seluruh pelabuhan yang ada di NTB,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, I Made Nurata juga mengimbau kepada seluruh masyarakat NTB untuk turut bekerjasama dengan aparat pemerintah dalam mengantisipasi masuknya dan menjangkitnya virus flu burung. “Yang perlu diingat adalah, media pembawa virus tidak mesti banyak, karena satu pun bisa. Hal itulah yang harus benar-benar kita antisipasi,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Lobar Ir. H. Bahtiar menjelaskan, sampai sejauh ini virus flu burung yang menjangkit dibeberapa daerah tidak sampai ke Lombok Barat. Pun terkait itu, setelah membaca berita di sejumlah media, Dipertanak Lobar langsung menerjunkan jajarannya ke lapangan sebagai langkah antisipasi. “Syukurnya sampai sejauh ini tidak dan mudah-mudahan tidak ada seterusnya,” harapnya.

Tak hanya itu, Bahtiar menyatakan sebagai langkah antisipasi juga, pihaknya juga terus melakukan pendekatan ke peternak unggas dan menjaga ketat pintu masuk salah satunya di Pelabuhan Lembar dengan melibatkan berbagai instansi terkait. Dia melanjutkan, pihaknya juga telah menyiapkan semacam anti virus yang disebut Avian Influenza (AI) jika virus tersebut benar-benar masuk ke wilayah Lobar. (smd)

@Copyright Suara NTB