suarantb
 
RedaksiIklanArsipHalaman UtamaHari Ini
Kebakaran Hutan Landa Dompu
 
updated: Rabu 03/08/2011

Dompu (Suara NTB)-
Kebakaran hutan di sejumlah titik mulai melanda wilayah Kabupaten
Dompu. Diduga kebakaran karena kondisi iklim menjadi pemicu kebakaran
Hutan, selain karena adanya oknum warga yang ingin melakukan
perladangan liar. Keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki
Dinas Kehutanan menjadi penyebab keterbatasan pengawasan hutan
Dilakukan. Namun masyarakat diminta untuk membuang puntung rokok
sembarangan dan membakar semak di hutan.

Kepala Bidang Pengawasan pada Dinas Kehutanan Dompu, Zulfaidin, S.Sos
kepada wartawan di Dompu, Selasa (2/8) kemarin mengatakan, kebakaran
di Doro Sambi Desa Konte Kecamatan Kempo pada Senin (1/8) malam belum
diketahui penyebabnya. Apakah dibakar oleh warga yang hendak
memanfaatkan gunung tersebut sebagai ladang atau karena faktor alam.
Namun pihaknya masih mendalami penyebabnya. “Jika dibakar oleh warga
dan ditemukan pelakunya, kita akan menindaknya,” katanya.

Doro Sambi merupakan kawasan hutan tutupan daerah yang disiapkan
sebagai lahan pengganti kawasan hutan yang telah beralih fungsi. Namun
Zulfaidin mengaku, kebakaran di Doro Sambi bukan kali ini saja terjadi,
tetapi sudah berulang kali. “Pada tahun – tahun sebelumnya, Doro Sambi
juga sering terbakar dan penyebabnya karena faktor alam saat musim
kemarau seperti sekarang,” ungkapnya.

Zulfaidin juga mengaku sebelumnya mendapat laporan Doro Kareke juga
terbakar. Setelah diselidiki pihaknya, ternyata yang terbakar bukanlah
kawasan hutan melainkan lahan warga yang dipersiapkan untuk bercocok
tanam. “Doro Kareke yang terbakar ternyata lahan warga, bukan kawasan
hutan,” jelasnya.

Namun Zulfaidin juga mengeluhkan keterbatasan sarana dan prasarana
pada Dinas Kehutanan Dompu menjadi kendala bagi pihaknya dalam
melakukan pengawasan secara optimal. Karenanya, dukungan dan kerjasama
dari seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan pihaknya dalam
memberikan informasi yang valid tentang kejahatan di hutan. “Beberapa
waktu lalu kita mengamankan kayu puluhan kubik dan itu tidak lepas
dari dukungan masyarakat,” katanya. (ula)

@Copyright Suara NTB