suarantb
 
RedaksiIklanArsipHalaman UtamaHari Ini
Gubernur NTB Lantik Bupati-Wakil Bupati KLU
 
updated: Selasa 03/08/10

LANTIK-Gubernur NTB,TGH M. Zainul Majdi,MA menyematkan tanda jabatan pada Bupati KLU, H Djohan Sjamsu,SH dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Lapangan Supersemar Tanjung, Senin (2/8) kemarin.  (Suara NTB/Humas Pemprov NTB)



Tanjung (Suara NTB)
Gubernur NTB, TGH Zainul Majdi,MA melantik dan mengambil sumpah jabatan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU), H. Djohan Sjamsu,SH-H.Najmul Ahyar,SH.MH (JONA) priode 2010-2015 di Lapangan Supersemar Tanjung, Senin (2/8) kemarin. Pelantikan dihadiri sejumlah anggota DPR-RI, anggota DPD-RI, anggota Muspida NTB dan KLU dan anggota Muspika se-KLU.

Pelantikan Bupati-Wakil Bupati KLU pertama ini berlangsung dalam rapat paripurna istimewa DPRD KLU yang dipimpin Ketua DPRD KLU, Mariadi,S.Ag. Pelantikan Bupati- Wakil Bupati KLU berdasarkan Keputusan Mendagri Nomor 131.52-358.2010 dan Nomor 132.52-359/2010. 

Dalam amanatnya, Gubernur NTB mengatakan kita patut bersyukur KLU merupakan daerah baru, namun tingkat partisipasi politik masyarakatnya pada Pilkada pertama di daerah ini mencapai 82,21 persen, menempati posisi tiga besar, daerah yang tingkat partisipasi politk masyarakatnya tertinggi di NTB. Demikan juga dilihat dari perolehan suara pasangan calon, pasangan H. Djohan Syamsu,SH-H. Najmul Ahyar,SH.MH meraih 45,16 persen atau 51.396 suara dari total suara sah sebanyak 113.701 suara.

Hal ini, lanjut Zainul menunjukkan masyarakat Lombok Utara telah tumbuh kedewasaan dan kemampuannya dalam berdemokrasi. Dengan partisipasi politik yang tinggi, berarti masyarakat di daerah ini berhasil menancapkan salah satu pilar demokrasi yaitu terwujudnya kehidupan demokrasi sebagai pondasi peneyelenggaraan pemerintahan daerah.

Zainul mengajak masyarakat KLU melupakan segala hiruk pikuk dan ketegangan yang sempat terjadi selama proses Pilkada berlangsung. ‘’Saatnya pasangan bupati terpilih dan pasangan calon bupati yang tak terpilih dan masyarakat Lombok Utara menyatukan kekuatan, komitmen dan kebersamaan membangun KLU dengan rasa persaudaraan, keihlasan dan tanggung jawab yang tinggi,’’ ajaknya.

Diakui, proses terbentuknya Lombok Utara untuk mempercepat akselerasi pembangunan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Proses tersebut dinilai bukan pekerjaan mudah. Terlebih lagi dihadapkan pada berbagai keterbatasan sumber daya, terutama keuangan daerah yang relatif terbatas. Sedangkan untuk memanfaatkan sumber daya yang ada  membutuhkan komitmen dan upaya nyata sehingga menghasilkan penerimaan daerah sebagai modal melaksanakan pembangunan.

Untuk itu, sambungnya, diperlukan komitmen kerja ekstra disertai keihlasan dan rasa tanggung jawab yang tinggi dari segenap jajaran pemerintah daerah dan masyarakat, terutama dengan mengembangkan kreativitas, inovasi dan daya saing dalam mengelola segenap potensi pembangunan di daerah ini.

‘’Setelah pelantikan ini, Bupati dan Wakil Bupati bersama jajarannya harus segera menyusun program pembangunan jangka pendek maupun jangka menengah sebagai acuan bersama dalam mengarahkan pembangunan Lombok Utara mencapai tujuan yang diinginkan,’’ujar Gubernur.

Sebagai administrator pemerintahah, lanjutnya, kepala aderah harus menjalin hubungan yang harmonis dengan DPRD, mengembangkan kerja sama kemitraan dengan seluruh stakeholder di daerahnya dan secara vertikal senantiasa melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi.  (051)

@Copyright Suara NTB