suarantb
 
RedaksiIklanArsipHalaman UtamaHari Ini
Tuan Guru Berpolitik
 
updated: Selasa 20/07/10

TGH. Safwan Hakim (Suara NTB/dok)

 

 

KETUA Forum Kerjasama Pondok Pesantren (FKPP) NTB, TGH. Safwan Hakim, memberi apresiasi positif ketika banyak para tuan guru yang terjun ke kancah politik. Bergabungnya seorang tuan guru dalam sebuah partai politik (parpol) menurutnya, adalah hak sesorang dalam berdemokrasi. Terlebih, para tuan guru memiliki kemampuan yang bisa memberi kontribusi bagi pembangunan daerah dan negaranya.

’’Tidak salah banyak tuan guru yang menjadi anggota legislatif dan eksekutif (pejabat). Hal itu sah – sah saja, asalkan mereka tetap profesional dan menjalankan tugas serta kewajibannya dengan baik. Sebab, seorang tuan guru merupakan panutan masyarakat di NTB,’’ papar Pimpinan Ponpes Nurul Hakim, Kediri, Lombok Barat.

Kepada Reporter Global FM Lombok, Senin (19/7) kemarin, TGH. Safwan Hakim, menegaskan, pihaknya tidak bisa membatasi atau mengintervensi setiap tuan guru yang ingin berpolitik. Namun demikian, para tuan guru yang berpolitik diharapkan tetap menjalankan tugas amar ma’ruf nahi mungkar di tengah masyarakat.

Di sisi lain menanggapi jumlah pondok pesantren di NTB, Safwan menyebutkan, terjadi penambahan cukup tinggi. Dimana, tahun 2008 lalu, jumlah Ponpes yang terdaftar sebanyak 400 buah dan tahun 2010 ini meningkat menjadi 552 buah. Ponpes di NTB hampir 100 persen dikelola masyarakat atau pihak swasta. (ozi/kmb)

©Copyright Suara NTB