suarantb
 
RedaksiIklanArsipHalaman UtamaHari Ini
Kekurangan Pendamping
 
updated: Jumat 18/06/10

H. Soedaryanto (Suara NTB/dok)

 

 


DARI 955 desa yang tersebar di 10 kabupaten/kota di NTB, 50 persen dinyatakan tidak memikili pendamping untuk pembuatan profil desa. Akibatnya, pembuatan profil desa yang menjadi bagian dari dasar pembangunan desa di seluruh kabupaten/kota se NTB terancam molor pembuatannya.

Demikian pengakuan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarkat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) NTB, H. Soedaryanto, SE. MA. Menjawab Suara NTB saat ditemui di Mataram, Kamis (17/6) kemarin, Koordinator Gerakan 3 A (Akino Absano dan Adono) ini memastikan desa-desa yang sudah
memiliki pendamping bisa segera membuat profil desa.

Molornya pembuatan profil desa tersebut dinilai tidak lepas dari aspek pendampingan. Berbeda dengan pelaksanaan kegiatan pengentasan buta aksara yang sudah jelas pendampingnya. “Kalau pengentasan buta aksara kita tidak khawatir,’’ ucapnya. Meski diketahui, dana pengentasan buta aksara itu saat ini belum sepenuhnya sampai di desa.

Disebutkan, terdapat Rp 10 juta bantuan langsung dari Pemprov NTB ke ratusan desa yang tersebar di NTB. Sepengetahuan Kepala BPMPD NTB ini, sebanyak 700 desa sudah menerima dana Rp 10 juta tersebut yang nantinya akan terbagi dua pengalokasiannya, yakni Rp 5 juta untuk pengentasan buta aksara dan sisanya untuk pembuatan profil desa.

Tersendatnya realisasi anggaran ke tingkat desa, kemungkinan menurut Soedaryanto karena persoalan rekening di desa bersangkutan. Harapannya memang segera dicairkan sehingga desa bisa menyelesaikan program yang telah dicanangkan Pemprov NTB. (rus)

©Copyright Suara NTB