suarantb
 
RedaksiIklanArsipHalaman UtamaHari Ini
Kendalikan Diri
 
updated: Rabu 16/06/10

H. Ali Achmad (Suara NTB/dok)

 

 

KONFLIK pascapilkada di Kabupaten Bima semakin memunculkan kekhawatiran. Besarnya skala kerusakan dan dampak yang bisa meluas ke daerah – daerah sekitar juga mengharuskan semua aparatur terkait untuk bergerak. Masyarakat diminta untuk menahan diri dan tidak terbawa emosi. DPRD NTB telah mengutus tim kecil untuk membantu penyelesaian konflik di Bima.

Ketua Komisi I (Bidang Keamanan) DPRD NTB, Drs. H. Ali Achmad, SH,
yang dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Selasa (15/6) kemarin
menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengutus tim kecil beranggotakan dua
orang untuk membantu penyelesaian masalah yang terjadi di Kabupaten
Bima. Langkah ini diambil menyusul semakin buruknya kondisi keamanan
di kabupaten paling timur di NTB tersebut.

Ali mengakui bahwa memburuknya situasi keamanan memang tidak terlepas
dari banyaknya dugaan kecurangan yang ditemukan dalam pelaksanaan
Pilkada di kabupaten tersebut. Namun, Ali mengingatkan bahwa saat
ini sudah saatnya masyarakat untuk menahan diri dan tidak lagi
melakukan tindakan – tindakan merusak yang dapat merugikan daerah.

Menurut Ali, perusakan sejumlah bangunan yang juga berhubungan
langsung dengan sarana vital masyarakat tentu akan merugikan
masyarakat sendiri. Selain itu, Ali juga tak memungkiri bahwa konflik
ini bisa meluas hingga ke daerah – daerah sekitar. Ali sendiri sudah
melakukan konsolidasi dengan rekan – rekannya di Komisi I DPRD NTB
sebelum memutuskan untuk mengutus tim tersebut.

Ali berharap, langkah antisipasi juga diambil oleh Gubernur atau Wakil
Gubernur NTB selaku pemimpin di daerah. “Gubernur harus mengambil
langkah cepat untuk mengantisipasi meluasnya konflik,” tandas politisi
kelahiran Ngali ini.

Ia menyarankan gubernur segera memimpin koordinasi dengan melibatkan
seluruh jajaran muspida yang terkait dengan urusan keamanan ini.
Selain itu, Wakil Gubernur yang menjadi kepala Kominda juga diminta
untuk berbuat maksimal dan mengumpulkan informasi yang bisa
ditindaklanjuti untuk meredam keadaan yang semakin memburuk.

“Kominda harus bisa mendeteksi. Karena ini bisa saja memunculkan
persoalan baru,” tandasnya. (aan)

©Copyright Suara NTB