H. Komari Subakir (Suara NTB/dok)
DALAM pandangan dunia perbankan, potensi NTB rupanya tidak bisa dipandang sebelah mata sebagai provinsi yang sedang berkembang. Potensi NTB tergolong komplit, apalagi jika dikaitkan dengan pembiayaan sektor perbankan.
Direktur Utama PT. Bank NTB, H. Komari Subakir, sejak dipercaya memegang kendali operasional Bank NTB tidak henti-hentinya optimis. Mobilitas masyarakatnya semakin tinggi, sektor ekonomi kain melambung, lebih-lebih jika dukungan infrastruktur penerbangan internasional via Bandara Internasional Lombok (BIL) di Lombok Tengah, sudah terealisasi.
“Kalau saya lihat, NTB ini punya potensi yang komplit, sektor pertambangan ada, pariwisatanya menjanjikan, apalagi sektor pertanian, NTB punya banyak komoditas,” ungkap Komari, Sabtu (12/6).
Kompleksitas itu bagi Komari merupakan anugerah bagi NTB. Didukung pula oleh kondisi daerah yang aman, relatif nyaman dalam berinvestasi membumbung asa NTB menjadi provinsi maju di masa yang akan datang.
Geliat ekonomi yang mulai terasa di daerah ini, diakui Komari berimplikasi bagi dunia perbankan. Masuknya bank-bank baru merupakan sinyalemen positif bahwa potensi NTB cukup menarik perhatian pemodal.
“Di samping jumlah penduduk, statistik pertumbuhan ekonomi NTB juga terus tumbuh positif. Penggalangan dana tabungan, giro dan deposito terus tumbuh, penyaluran kredit juga menunjukkan tren peningkatan,” ucapnya.
Yang paling menonjol, nilai mantan pejabat Bank Mandiri ini, sektor pariwisata NTB dapat menjadi magnet investasi. Ekspansi bank-bank ke daerah memberikan sinyalemen bahwa kalangan perbankan melihat ada opportunity (kesempatan) untuk mendulang profit di NTB.
“Di era pasar bebas, banyaknya bank berdampak pada persaingan untuk memberikan layanan yang lebih baik. Sehingga dengan sendirinya setiap petugas bank diatur untuk memberikan standar layanan prima atau apa yang saya sebut service excellent,” lanjutnya.
Berbicara potensi, Komari lantas mengkorelasikannya dengan program pemerintah daerah. Program unggulan yang difokuskan pada tiga komoditi utama sapi, jagung dan rumput laut (PIJAR) seolah memberi arah di sektor pembiayaan perbankan.
Termasuk Bank NTB, tidak ingin ketinggalan untuk menyokong program pembangunan berbasis potensi lokal ini. Secara khusus, Komari mengamanatkan kepada Direktur Pemasaran dan Pemimpin Divisi Kredit untuk menjajaki peluang bisnis ketiga sector itu.
“Untuk usaha sapi, kita masih jajaki, survai lapangan, mana di antara pengusaha di daerah yang punya pengalaman cukup baik akan dibiayai,” katanya. (joe)