H. Sunarpi (Suara NTB/dok)
REKTOR Universitas Mataram (Unram), Prof. Ir. H. Sunarpi, PhD., mengakui posisi Unram sebagai perguruan tinggi terbesar di NTB masih jauh dibawah peringkat dunia. Diketahui, universitas yang sudah masuk ranking dunia saat ini hanya Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
“Itupun rankingnya diurutan 200-an,” sebut Sunarpi ketika ditanya Suara NTB disela menerima tamu dari University of Malaya Kuala Lumpur Malaysia. Universitas Malaya sendiri saat ini berada pada rangking 180 dunia dan berada pada peringkat 42 Asia.
Guna mengejar peringkat dunia tersebut, Sunarpi mengisyaratkan untuk belajar pada Universitas Malaya. Berdasarkan pengalaman universitas terkemuka di Malaysia itu, ia sengaja mengundang universitas terkenal itu. “Kita coba ambil pengalaman positif Universitas Malaya ini,” sebutnya. Unram sendiri telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Malaya Kuala Lumpur Malaysia.
Bersama dengan University of Malaya ini, Unram akan bekerjasama banyak dalam penelitian. Penelitian berbagai bidang seperti biologi, ekonomi, sosiologi dan sains. Harapan rektor, ada publikasi secara internasional.
Selain dalam bidang pengembangan penelitian, juga pada pertukaran mahasiswa dan staf. University of Malaya sendiri memiliki program yang berpeluang bagi alumni-alumni Unram untuk meningkatkan studinya. Lulusan Unram dengan Indeks Prestasi 3,7 keatas bisa mendaftar untuk diberikan beasiswa. (rus)
|