suarantb
 
RedaksiIklanArsipHalaman UtamaHari Ini
Wali Kota Mataram Usir Massa Pendukung Calon ’’Incumbent’’
 
updated: Senin 24/05/10

Mataram (Suara NTB) -
Kampanye damai lima pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram, yang digelar di Lapangan Umum Mataram, Sabtu (22/5) lalu, terusik. Ini disebabkan membludaknya massa pendukung pasangan calon incumbent, H. Ahyar Abduh – H. Mohan Roliskana (AMAN) di lokasi acara.

Padahal, sesuai aturan, masing-masing pasangan calon hanya diizinkan membawa lima unit kendaraan pendukung, masuk ke lokasi kampanye damai. Tak pelak, kejadian ini membuat geram Wali Kota Mataram, H. Moh. Ruslan, SH. Meski massa pendukung itu merupakan simpatisan AMAN yang calon wakil wali kotanya tak lain adalah putra sulungnya, Mohan Roliskana, namun ia tak segan-segan mengambil tindakan.

Ia meminta massa pendukung AMAN yang melebihi kuota, agar meninggalkan lokasi kampanye damai. Ini dimaksudkan agar tidak terjadi gesekan yang dikhawatirkan bakal mengganggu kondusivitas Kota Mataram. Ia tidak ingin, karena ulah orang-orang tertentu, kondisi Kota Mataram yang selama ini sudah aman, justru tercederai. Hal yang sama juga diingatkan kepada empat pasangan calon lainnya agar sama-sama menjaga kondusivitas daerah.

Di tempat yang sama, Ketua KPU Kota Mataram, H. Lafat Akbar kepada wartawan mengungkapkan, dalam surat undangan kampanye damai, pihaknya menekankan masing-masing pasangan calon, tidak diperbolehkan membawa massa dalam jumlah banyak. Meski sempat terjadi insiden kecil di awal kegiatan, namun Lafat menegaskan, kampanye damai Pilkada Kota Mataram berjalan lancar.

Kegiatan kampanye damai dirangkaikan dengan penandatangan kesepakatan siap menang dan siap kalah dari kelima calon Wali Kota Mataram. Pada penandatangan kampanye damai, masing-masing pasangan calon bergantian membubuhi tanda tangan di atas kanvas yang telah disiapkan KPU Kota Mataram. Penandatangan pun dimulai sesuai nomor urut calon.

Usai menandatangi kesepakatan siap menang dan siap kalah, pasangan calon Wali Kota Mataram berkonvoi keliling Kota Mataram, dengan pengawalan pihak kepolisian. (fit)

@Copyright Suara NTB