Mataram (Suara NTB) –
Direktur Utama PT. Daerah Maju Bersaing (DMB) Andy Hadianto, SH, MM, menilai harga 7 persen saham PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT) tahun 2010 sebesar 444 juta dolar Amerika kemahalan. Padahal, katanya, harga saham PT. NNT tahun 2009 hanya 352 juta dolar Amerika.
‘’Harga 444 juta dolar Amerika yang ditawarkan untuk 7 persen saham Newmont tahun 2010 dinilai kemahalan. Namun, ini masih ditawar dan bisa dinegosiasi, karena masalah harga ditetapkan pemerintah pusat,’’ ungkap Andy didampingi Komisaris PT. DMB Ir. Heryadi Rahmat, MM, kepada wartawan di Kantor Gubernur NTB, Selasa (18/5) kemarin.
Tentunya, lanjut Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga NTB ini, pihaknya menginginkan harga 7 persen saham yang ditawarkan PT. NNT adalah harga yang wajar. Dalam arti, harga yang ditawarkan sesuai dengan kondisi yang terjadi sekarang ini.
Mengenai dana bagi hasil dari PT. Multi Capital yang merupakan mitra pemerintah daerah dalam mendapatkan 7 persen saham PT. NNT, Andy berjanji mengupayakan bulan Mei ini bisa cair. Dalam arti, dana sebesar 4 juta dolar yang akan diberikan tiga pemerintah daerah, yakni Pemprov NTB, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Sumbawa diupayakan segera cair.
Untuk itu, katanya, pihaknya segera membuka rekening di sebuah bank devisa dengan harapan dana dari PT. Multi Capital tersebut bisa cair secepatnya. ‘’2009, kita belum ada apa-apa, karena baru kita mulai beli dan kita dikasih 4 juta dolar. Pemberian dana 4 juta dolar ini kepada kita apapun kondisinya, karena MoU-nya mengatakan seperti itu,’’ tandasnya. (ham)