suarantb
 
RedaksiIklanArsipHalaman UtamaHari Ini
Tak Ada Muatan Politis
 
updated: Senin 17/05/10

I Nyoman Sukena (Suara NTB/dok)






KASUS dugaan pencurian uang dalam mobil dinas (mobnas) Wabup Lombok Timur (Lotim), H.M.Syamsul Lutfhi beberapa waktu lalu, hingga kini masih diselidiki aparat Polres Mataram. Ada beragam spekulasi yang muncul di balik kasus pencurian tersebut. Namun Kapolres Mataram AKBP I Nyoman Sukena SIK yang dihubungi Minggu (16/5) kemarin menegaskan bahwa kasus pencurian itu tak bermuatan politis, melainkan murni tindak kriminal.

‘’Tidak ada muatan politis dalam kasus ini,’’ tandasnya, seraya menegaskan, kasus tersebut merupakan kriminal murni. Untuk itu hingga kini pihaknya terus melakukan penyelidikan.

Sebelumnya sempat diinformasikan bahwa untuk pendalaman kasus tersebut, aparat akan melakukan penyitaan terhadap rekaman CCTV Bank Antar Daerah tempat di mana uang tersebut dicairkan. Karena saat itu, diduga pelaku juga ada di sekitar kantor tersebut. Namun, lanjut Sukena, pihaknya tidak menyita CCTV melainkan pencarian informasi saja. ‘’Sekarang masih dilakukan pendalaman,’’ujarnya.

Seperti diketahui, kasus pencurian uang dalam mobnas Wabup Lotim terjadi Senin (15/3) pukul 17.00 WITA lalu. Saat itu mobnas dibobol kawanan pencuri saat singgah di warung bakso di Jalan Amir Hamzah, Karang Bedil, Mataram. Dalam peristiwa tersebut uang Rp 250 juta yang baru diambil dari BAD Cakranegara raib dibawa kabur pelaku yang diduga lebih dari satu orang.

Sebelumnya uang tersebut ditarik Syamsul Luthfi sekitar pukul 15.00 WITA. Usai menarik uang korban yang hanya ditemani supirnya mampir di warung bakso. Apesnya usai menyantap bakso, Wabup mendapati kaca mobil bagian samping belakang sudah pecah dan uang sudah tak lagi ada ditempatnya.(use)

©Copyright Suara NTB