H.L. Sudjirman (Suara NTB/dok)
CUKUP panjang penantian yang harus dilalui oleh Drs. H. L. Sudjirman
untuk duduk di posisi Ketua DPRD NTB. Ia sempat tersandung tiga kali
dan harus menunggu selama 10 tahun, sebelum peluang itu mampir di
genggamannya.
Sebelumnya, Sudjirman telah berulangkali masuk bursa Ketua DPRD NTB. Ia
sebenarnya adalah yang paling berpeluang mengisi kursi Ketua DPRD NTB
sejak dijabat oleh Drs. H. L. Serinata. Namun, ia rupanya belum
berjodoh dengan jabatan tersebut. Dalam dua periode sejak ditinggalkan
Serinata, pucuk pimpinan Udayana justru diduduki oleh Sunardi Ayub dan
Suhaili.
Dalam pemilihan Ketua DPRD NTB di awal periode ini, Sudjirman
sebenarnya sudah memenangkan voting dan mengantongi dukungan mayoritas
pengurus Golkar NTB. Sayangnya, keunggulan Sudjirman itu harus kandas
karena petinggi DPD Golkar NTB dan DPP Golkar bersikeras ingin
menunjuk Suhaili selaku pengumpul suara terbanyak di Pemilu DPRD NTB
2009. Walhasil, untuk kali ketiga, Sudjirman harus merelakan kursi
Ketua DPRD NTB dijabat oleh juniornya.
Namun, kali ini ceritanya lain. Sudjirman kini berhasil mengantongi 55
suara, unggul atas Ir. H. Misbach Mulyadi yang hanya mengantongi 22
suara dalam pleno DPD Golkar NTB, Rabu (12/5). “Tuhan menunjukkan
sebuah proses, yang harus kita lalui, dalami dan hayati, bahwa betapa
besar, kekuasaan Tuhan itu,” ujarnya menanggapi kemenangannya
tersebut.
Ia sendiri mengaku telah menghadapi banyak dinamika selama
penantiannya tersebut. Kendati telah berencana duduk di posisi
tersebut selama 10 yang lalu, namun Sudjirman selalu beranggapan Tuhan
rupanya belum berkenan menempatkannya di posisi tersebut. “Ada tempat
lain yang terbaik bagi kita, tidak harus di sana,” ujar Sudjirman
terkait tiga kali kegagalannya melenggang ke kursi Ketua DPRD NTB.
Kali ini, ujar Sudjirman, berkat ketukan hati teman – temannyalah, ia
akhirnya dipercaya mewakili Fraksi Golkar untuk menjadi Ketua DPRD.
Menurutnya, langkah Partai Golkar kali ini akan sangat ditentukan oleh
sinergisitas dan komunikasi antarfraksi dan alat kelengkapan DPRD NTB
lainnya.
Sudjirman bertekad untuk meningkatkan dan membangun citra lembaga DPRD
NTB agar bisa menjadi representasi seluruh masyarakat NTB. “Tentu,
sebagai salah satu kekuatan politik, saya juga ingin mengapresiasi
partai saya, untuk mencoba mewarnai hal – hal yang positif yang bisa
diterima oleh fraksi dan partai lain. Dan ini memang tidak mudah,
memerlukan komunikasi, intensitas dan sebagainya,” pungkas politisi
asal Gerung ini. (aan)