suarantb
 
RedaksiIklanArsipHalaman UtamaHari Ini
Tidak Saling Menyalahkan
 
updated: Senin 03/05/10

TGH. M. Zainul Majdi (Suara NTB/ham)







GUBERNUR NTB, TGH. M. Zainul Majdi, MA, mengingatkan, pendidikan tetap menjadi program prioritas pemerintah pusat, termasuk NTB. Serangkaian Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Minggu (2/5) kemarin, semua pihak yang terlibat dalam pendidikan harus introspeksi diri, sehingga mencapai pendidikan karakter seperti diharapkan.

Menurut gubernur, pendidikan tidak semata mengejar target angka, tapi bagaimana membentuk karakter peserta didik yang tangguh, sehingga mampu membuat siswa bersaing di tengah persaingan global sekarang ini. Menurutnya, pembentukan pendidikan berkarakter akan diarahkan melalui format pendidikan yang telah disusun dan ditetapkan.

Menyinggung rendahnya angka kelulusan pada Ujian Nasional (UN) utama tingkat SMA/MA/SMK di NTB, gubernur tidak kecewa. ’’Hasil UN, merupakan potret nyata pendidikan NTB, sehingga semua pihak tidak perlu saling salah menyalahkan, karena tidak akan menyelesaikan masalah,’’ ungkapnya dalam coffee morning bersama jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB di Dikpora NTB, Sabtu (1/5).

Menurutnya, pelaksanaan UN yang diselenggarakan Dinas Dikpora NTB bersama Pemerintah Kabupaten/Kota sudah memfasilitasi penyelenggaran UN dengan baik. Termasuk, sekolah, siswa dan orang tua sudah melakukan fungsi dan perannya masing–masing. Tinggal bagaimana siswa yang tidak lulus pada UN utama, dapat mempersiapkan diri, baik mental dan kemampuannya.

Hal lain, ungkapnya, orang tua siswa harus memotivasi dan mempersiapkan anaknya menghadapi UN ulangan mendatang. Dalam arti, orang tua siswa tidak menyerahkan seutuhnya kepada guru dan sekolah, karena waktu siswa belajar di sekolah hanya 5 sampai 6 jam. Bagaimanapun, ujarnya, interaksi yang aktif antara orang tua dengan anaknya akan dapat membangun karakter anak untuk lebih siap menghadapi UN, sehingga peranan orang tua sangat diharapkan. (ham)

©Copyright Suara NTB