suarantb
 
RedaksiIklanArsipHalaman UtamaHari Ini
HALAMAN 8
 
updated: Rabu 28/04/10
  • Jadwal Kejuaraan Belum Pasti
    Pelari PPLP Tetap Dipersiapkan
    Mataram (Suara NTB) –
    Meskipun kejuaraan atletik antar-PPLP belum dipastikan jadwal pelaksanaannya, namun hal itu tidak menyurutkan semangat dari para atletik PPLP NTB untuk tetap berlatih. Persiapan tetap dilakukan bahkan ditingkatkan dengan latihan-latihan rutin dan terprogram. Selanjutnya

  • Ingin Jadi Tentara
    SEBESAR  apapun prestasi yang sudah diukir  rasanya tak lengkap bila atlet tak memiliki pekerjaan tetap.  Ini juga dirasakan petinju nasional asal  NTB, Nasrudin. ‘’Saya ingin menjadi tentara,’’ katanya saat ditemui Suara NTB di GOR 17 Desember Turide Mataram, baru-baru ini. Selanjutnya

  • Balap Motor di Porprov
    Gunakan Sistem ‘’One Make Race’’

    PERTANDINGAN atau lomba cabang olahraga bermotor di ajang Porprov VIII dipastikan menggunakan sistem one make race (OMR) atau dengan satu merk motor.  Empat kelas akan digelar, masing-masing dua kelas perorangan dan dua kelas beregu OMR bebek standard 110 cc dan 125 cc.Selanjutnya

  • Porprov VIII
    Amankan Juara Umum, KONI Mataram Ikuti Semua Cabor
    Mataram (Suara NTB)

    KONI Kota Mataram, membantah bila belum menyerahkan entry by name atletnya. KONI Kota Mataram justru telah menyerahkan nama-nama atlenya ke KONI NTB saat batas waktu diberikan yakni Sabtu (24/4) lalu. dari entry by name itu, KONI Kota Mataram menegaskan kembali mengikuti 23 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di Porprov VIII NTB, di Mataram, 17-24 Juli mendatang. Selanjutnya

  • Pelatih Silat NTB Lulus dengan Predikat Terbaik
    Mataram (Suara NTB)

    Kabar gembira bagi cabang olahraga pencak silat NTB. Salah satu dari dua pelatih pencak silat NTB yang mengikuti penataran pelatih pencak silat di Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) 17-22 lalu, berhasil lulus dengan peredikat pelatih peringkat lima besar terbaik Nasional dari sepuluh pelatih terbaik yang dipilih dalam penataran pelatih tersebut. Adalah Rasin Hamdi asal Lombok Timur (Lotim), sementara rekannya, Suryadin, pelatih asal Dompu juga lulus, namun tidak mengantongi peringkat sepuluh besar terbaik nasional. Selanjutnya
©Copyright Suara NTB