suarantb
 
RedaksiIklanArsipHalaman UtamaHari Ini
UN Belum Final
 
updated: Selasa 27/04/10

H. L. Syafi’i (Suara NTB/dok)






KEPALA Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB, Drs. H. L. Syafi’i, MM, menegaskan, perengkingan hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA/SMK di NTB belum saatnya dibuka atau diumumkan, karena UN belum selesai. Dikatakan belum final, karena siswa yang tidak lulus pada UN utama, akan mengikuti UN ulangan tanggal 10 – 14 Mei 2010 mendatang.

Selain itu, faktor psikologis sekolah, terutama siswa juga harus diperhatikan agar tidak terjadi riak dan isu tidak enak di dengar di setiap kabupaten/kota se – NTB. Perengkingan UN per kabupaten/kota juga tidak terlalu penting, karena yang ditekankan pada pelaksanaan UN adalah kejujuran.

Demikian ditegaskan Syafi’i di ruang kerjanya, Senin (26/4) kemarin. Syafi’i mengutarakan, pihaknya optimis seluruh siswa akan lulus 100 persen pada pelaksanaan UN ulangan. Sebab, mata pelajaran (mapel) yang diujikan hanya mapel yang dinyatakan tidak lulus. Dalam hal ini, para siswa hendaknya mempersiapkan diri untuk menghadapi UN ulang dan harus ada motivasi dari orang tuanya.

Selain itu, sekolah diminta untuk konsisten menyelenggarakan UN dengan prosedur operational standar (POS), yakni mengedepankan kejujuran. Disitulah nanti seluruh sekolah yang ada di setiap kabupaten/kota dapat berlomba menjadi yang terbaik meraih hasil UN dengan jujur.

Seperti diketahui, tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA di NTB mencapai 80, 54 persen. Jika dibandingkan tahun 2008 lalu, tingkat kelulusan UN SMA di NTB mencapai 84, 84 persen. Sementara, tingkat kelulusan UN SMK mencapai 48, 30 persen. Dari 46.480 siswa yang mengikuti UN utama, sebanyak 37.594 orang dinyatakan lulus dan sisanya 9.086 orang tidak lulus.

Jika dibandingkan tahun sebelumnya, dari total peserta 45.233 siswa, sebanyak 38.376 siswa dinyatakan lulus dan 6.857 siswa tidak lulus. Sementara, UN utama bagi SMK dari total peserta 11.266 siswa, sebanyak 5.422 siswa dinyatakan lulus dan 5.844 siswa tidak lulus. (ozi/kmb)

©Copyright Suara NTB