Giri Menang (Suara NTB)-
Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga, Andi Alfian Mallaranggeng, mengharapkan
KNPI yang saat ini terbelah dua segera menyatu. Kongres Luar Biasa
yang menjadi ajang penyatuan KNPI diharapkan bisa digelar di Mataram,
Nusa Tenggara Barat. KNPI harus bersatu agar pemuda bisa memiliki
wadah organisasi yang kuat.
Seperti diketahui, KNPI terbelah dua sejak 2008 lalu, ketika kongres
ke XII KNPI digelar di dua tempat, yakni di Ancol (Jakarta) dan Bali.
Kongres di Ancol, pada 25 hingga 28 Oktober memilih Ahmad Dolli
Kurnia sebagai Ketua Umum. Sebaliknya, kongres Bali yang digelar 28
0ktober hingga 2 November 2010 justru menetapkan Azis Syamsudin
sebagai orang nomor satu di KNPI.
Perpecahan itu berlarut – latur dan berlangsung cukup lama hingga saat
ini. Perpecahan ini rupanya menjadi keprihatinan Menpora. “Sudah
waktunya kita mengakhiri semua (perpecahan) itu,” ujar Andi ketika
membuka kegiatan Silaturahmi KNPI NTB di Senggigi, Lombok Barat,
Minggu kemarin. Ia mengakui, sejak menjabat sebagai Menpora, ia memang sudah
berkomitmen untuk mengupayakan penyatuan KNPI.
Upaya itu ia lakukan dengan cara menemui kedua belah pihak. “Saya
sudah bicara saudara Aziz, juga saudara Dolli. Dari percakapan, dua –
duanya mau menyatu,” ujarnya. OKP – OKP yang bernaung di KNPI juga
sudah ditemui dan menyatakan keinginan untuk menyatukan diri. Dari
hasil penelusurannya, Andi menilai bahwa sesungguhnya semua pihak yang
bertikai ingin menyatu namun selalu terbentur pada persoalan tekhnis.
Andi menyarankan, tekhnis penyatuan sebaiknya digelar dengan
melaksanakan kongres luar biasa untuk memilih kembali Ketua Umum KNPI.
Jika semua mekanismenya disepakati, Andi berharap sebelum 17 Agustus
2010 mestinya KNPI sudah bisa menyatu.
Mengenai lokasi kongres luar biasa, Andi sudah sempat menanyakan
kepada Gubernur NTB soal kemungkinan NTB dijadikan lokasi kongres. “Memang suasananya adem ayem di sini. Apalagi ada doa – doa dari Tuan
Guru. Suatu saat kalau kita kongres penyatuan, rasanya pantas kalau
diadakan di sini,” tandasnya.
Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi, MA merespons dengan sangat baik
tawaran tersebut. Ketua KNPI NTB, L. Winengan bahkan menyatakan
kesanggupan jika kongres luar biasa digelar hari itu juga.
Dalam pidatonya, Zainul Majdi menyampaikan pentingnya penyatuan dari
diri sendiri sebelum menyatukan pihak lain. “Bagaimana kita mau
mengajak pada suatu persatuan kemajuan kalau di dalam diri kita masih
ada perpecahan,” ujarnya. Karena itu, Gubernur mengajak KNPI NTB untuk
memperkuat persatuan di internalnya sendiri sebelum menyebarkan sinyal
penyatuan ke KNPI di daerah lain. (aan)