| |
| updated: Jumat 16/04/10 |
-
Jumlah Koperasi yang RAT Masih Minim
Mataram (Suara NTB)
Dinas Koperasi dan UMKM NTB, mengakui jumlah koperasi binaannya yang melakukan RAT masih minim. Dari 151 koperasi binaan Propinsi, 131 koperasi merupakan koperasi primer dan 20 koperasi masuk kategori koperasi sekunder. Dari 131 koperasi primer, 121 koperasi dinyatakan wajib RAT. Namun dari angka itu, yang sudah melakukan RAT baru sebanyak 45 koperasi atau sebesar 38 persen. Selanjutnya
-
SDSA Jajaki Peluang TKI ke Amerika
Mataram (Suara NTB)
PT. Sendang Damar Semanggi Agung (SDSA), salah satu perusahaan pengerah tenaga kerja yang berafiliasi dengan PT. Gerbang NTB Emas, akan menjajaki peluang penyaluran TKI ke Amerika Serikat. Tindak lanjut atas hal itu, Komisaris Utama PT. SDSA yang sekaligus Komut PT. GNE, akan bertolak ke Amerika pada akhir April ini. Selanjutnya
-
Hasil UN 2010, Tunggu Keputusan BSNP
Mataram (Suara NTB) -
Hasil akhir Ujian Nasional (UN) kini tinggal menunggu keputusan badan standar nasional pendidikan (BSNP) sebagai panitia pusat. Terkait adanya indikasi awal kecurangan yang dilakukan ratusan sekolah, sampai saat ini belum bisa dinyatakan kebenarannya. Target bisa mencapai peringkat ke tujuh nasional tetap diharapkan bisa dicapai. Selanjutnya
-
Pangkalan Mitan Langgar Aturan, Jual di Atas HET
Mataram (Suara NTB) -
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) NTB dan Pertamina, menemukan pangkalan yang menjual minyak tanah di tingkat rumah tangga melanggar aturan dengan menjual di atas HET (harga eceran tertinggi). Untuk itu, Disperindag NTB meminta agar para agen memperingatkan para pangkalan. Selanjutnya
-
Bangun Pertautan Antar Aktor Pembangunan di Loteng dan Lobar
Mataram (Suara NTB) -
Para aktor (pelaku) pembangunan baik pribadi maupun perwakilan lembaga seperti LSM, Pemerintah, Tokoh Agama dan Masyarakat serta para pejuang di tingkat komunitas berencana secara periodik akan berkumpul untuk mengamati, mendiskusikan serta mengkawal agenda-agenda untuk membangun kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dan Lombok Barat (Lobar). Selain itu, juga akan melakukan penjajakan dan menggali serta menyepakati model-model sinergi yang akan dilakukan di tingkat Kabupaten dalam rangka mendukung kinerja Pemerintah Daerah, khususnya yang berkaitan dengan masyarakat miskin, perempuan dan kelompok marjinal lainnya. Selanjutnya
|
|