suarantb
 
RedaksiIklanArsipHalaman UtamaHari Ini
Waspadai Iming-iming
 
updated: Jumat 16/04/10

HL. Makmur Said (Suara NTB/fit)



 

SEKDA Kota Mataram HL. Makmur Said, MM., Kamis (15/4) kemarin mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap ulah oknum-oknum yang kurang bertanggung jawab yang mencatut nama pejabat Pemkot Mataram demi kepentingan pribadi.

Imbauan Sekda menyusul informasi warga Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang didatangi beberapa orang, yang menjanjikan untuk dijadikan sebagai tenaga honda di Pemkot Mataram. Bahkan, oknum tersebut mencantut beberapa nama pejabat dalam melakukan aksinya. Oknum tersebut juga meminta imbalan atas bantuannya, dengan jumlah yang bervariasi hingga jutaan rupiah.

Sampai saat ini tidak ada perekrutan tenaga honorer daerah (honda) di lingkup Pemkot Mataram. Sebab, Peraturan Pemerintah atau PP nomor 48 tahun 2005 masih berlaku dan belum dicabut. Dijelaskan dalam PP itu, Kepala Daerah dilarang untuk mengangkat dan merekrut tenaga honda ataupun pegawai tidak tetap. Tetapi Makmur membenarkan, kalau ada beberapa SKPD dilingkup Pemkot Mataram merekrut tenaga harian yang bersifat mendesak. Seperti, tenaga kebersihan dan cleaning service. Dan itupun direkrut dengan sistem kontrak.

Untuk itu ia mengimbau masyarakat, untuk tidak mempercayai beredarnya informasi yang menyatakan bahwa Pemkot Mataram merekrut tenaga honda ataupun pegawai tidak tetap. Menurutnya, adanya informasi tersebut tentu sangat meresahkan masyarakat. Munculnya informasi perekrutan tersebut, juga tidak terlepas dari hukum ekonomi yakni permintaan dan penawaran atau supply and demand. Dimana, banyak permintaan akan kerja, namun tidak diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja. Makmur pun memastikan, oknum-oknum yang mendatangi rumah warga dengan menawarkan kerja sebagai tenaga honda di Pemkot Mataram, juga mencantumkan nama pejabat. Tentunya, oknum tersebut meminta imbalan sebagai iming-iming agar warga bisa diterima sebagai tenaga honda. (fit)

©Copyright Suara NTB