HM. Zaini (Suara NTB/fit)
KETUA DPRD Kota Mataram, HM. Zaini meminta KPU, untuk segera menertibkan atribut pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram periode 2010-2015 yang dipasang di jalan dan lingkungan. Pasalnya, sudah terjadi aksi pengerusakan atribut pasangan calon yang akan bertarung di Pilkada Kota Mataram 7 Juni mendatang.
’’Kalau kondisi itu dibiarkan begitu saja, tentunya akan mengancam kondusivitas Kota Mataram. Untuk itu, KPU diharapkan segera bertindak, berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menertibkan baliho pasangan calon,’’ tegasnya, Selasa (13/4) kemarin.
Zaini menegaskan, Kota Mataram harus steril dari segala jenis atribut pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram. Terlebih, saat ini belum waktunya bagi pasangan calon untuk berkampanye. Meskipun, KPU telah menetapkan nomor urut pasangan calon.
Bukan berarti, pasangan tersebut bisa seenaknya melakukan kegiatan sosialisasi ke masyarakat dengan memasang baliho. Karena, tahapan tersebut telah diatur KPU Kota Mataram melalui masa kampanye, yang akan berlangsung selama dua pekan. Di waktu itulah, yang seharusnya dipergunakan pasangan calon untuk bersosialisasi.
Menurut Zaini, sebagai Ketua Tim Terpadu Penertiban Atribut Pasangan Calon berdasarkan Peraturan Wali Kota Mataram, maka KPU Kota Mataram harus bertindak cepat untuk menertibkan atribut pasangan calon. KPU pun harus menyurati pasangan calon dan tim sukses, untuk mengingatkan simpatisan dan kader agar tidak melakukan tindakan berupa pengrusakan baliho. Sebab, aksi pengrusakan baliho semakin merusak citra Kota Mataram yang bersih dan indah. ( ady/kmb )
|