|
|
| updated: Rabu 14/04/10 |
-
Jelang SP, Masyarakat Diminta Beri Keterangan Akurat
Mataram (Suara NTB) –
Masyarakat diminta memberi keterangan yang benar dan akurat dalam SP (Sensus Penduduk) yang akan berlangsung 1 – 31 Mei mendatang. Sebab, jika data yang diberikan masyarakat asal-asal, dapat berdampak pada kelirunya sasaran kebijakan pemerintah. Selanjutnya
-
Soal Tapal Batas
Gubernur Ingatkan Daerah Jangan Rebutan Tanah
Mataram (Suara NTB) –
Persoalan tapal batas antara satu kabupaten dengan kabupaten lainnya banyak yang masih bermasalah. Bahkan, persoalan masalah tapal batas tersebut sudah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum terselesaikan. Namun, terhadap penyelesaian soal tapal batas Kabupaten Lombok Barat (Lobar) dan Kota Mataram, Gubernur NTB TGH. M. Zainul Majdi, MA, justru memberikan pujian. Selanjutnya
-
Bawa Kesenian Lombok ke Australia
SEBAGAI seorang guru, Yohanes Budi Walujo merasa tidak cukup mengabdi sebagai pengajar bagi siswa-siswanya. Namun lebih dari itu, tiap guru menurutnya juga harus memiliki kepedulian di bidang-bidang lainnya terkait pendidikan. Kesenian misalnya, perlu dilestarikan dan dikembangkan, termasuk memperkenalkan seni budaya ke daerah lain maupun luar negeri. Selanjutnya
-
Masyarakat Daerah Kering Lebih Antisipatif
Mataram (Suara NTB)-
Hasil pantauan Badan Ketahanan Pangan (BKP) NTB, di beberapa sampel daerah kering dan basah di Pulau Lombok disimpulkan masyarakat daerah kering lebih antisipatif dibandingkan daerah yang basah. Hal itu disampaikan Kepala BKP NTB, Ir. Hj. Husnanidiaty Nurdin, MM., kepada Suara NTB di ruang kerjanya Selasa (13/4) kemarin. Selanjutnya
-
Jangan Coba-coba Tanam Padi Kembali
FENOMENA musim elnino kering saat ini disadari sangat meresahkan petani. Siklus tiga tahunan ini disadari membuat gejolak tidak saja di kalangan petani, namun juga sosial. Karenanya ditegaskan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) NTB, Ir. Pending Dadih Permana, MEc. Dev., petani yang berada di daerah tadah hujan jangan coba-coba tanam padi kembali. Selanjutnya
|
|