suarantb




Aspirasi Rakyat NTB - 12 APRIL 2010

 




FORMULIR
BERLANGGANAN
"""""""""""""""""""""""""""




Ancaman Kekeringan
Disosdukcapil Petakan Kawasan Rentan Busung Lapar

Mataram (Suara NTB)-
Ancaman kekeringan yang melanda NTB tahun 2010 ini, mengharuskan semua pihak mengambil langkah sigap, mengantisipasi munculnya kasus busung lapar akibat kekurangan pangan. Jajaran Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil (Disosdukcapil) telah memetakan kawasan-kawasan yang dianggap rentan muncul  busung lapar. selanjutnya



Tindaklanjuti Temuan BPK
‘’Blacklist’’ Kontraktor Harus Sesuai Prosedur

Mataram (Suara NTB) –
Dinas Pekerjaan Umum (PU) tidak bisa langsung mem-blacklist kontraktor/rekanan yang diduga tidak mengerjakan proyek sesuai dengan tender. Pihak Dinas PU harus melihat dulu, apa yang menyebabkan hasil kinerja kontraktor tidak sesuai dengan kesepakatan awal. selanjutnya



 

 

 


 

 

MINYAK TANAH – Drum-drum minyak tanah yang dikumpulkan seorang petani di gudangnya, sebagai persediaan menghadapi musim omprongan tembakau tahun 2010 mendatang. (Suara NTB/zul) 


Tembus Harga Rp 6.000 Per Liter
Petani Tembakau Beli BBMT Jatah Rumah Tangga

Selong (Suara NTB)-
Harga bahan bakar minyak tanah (BBMT) untuk konsumsi rumah tangga di beberapa wilayah di Lombok Timur (Lotim) mulai merangkak naik. Aksi beli eceran dari pangkalan minyak tanah dalam jumlah relatif besar dari para keluarga petani tembakau diduga sebagai penyebabnya. Harganya pun, dari normalnya antara Rp 4.000 sampai Rp 5.000 per liter, kini mencapai Rp 5.500 sampai Rp 6.000 per liter. selanjutnya

 


Golkar Urung Tunjuk Pengganti Suhaili

Mataram (Suara NTB)-
DPD Golkar NTB urung menunjuk pengganti Ketua DPRD NTB, H. M. Suhaili F. T, SH. Keputusan itu menguat dalam rapat pleno DPD Golkar NTB, Minggu (11/4) malam. Golkar kini tengah menunggu reaksi dari Suhaili menyusul keluarnya teguran tertulis yang sudah dilayangkan kepada kadernya yang maju di Pilkada Lombok Tengah itu. Selanjutnya

TOKOH

 Sudah Sesuai POS






KEPALA Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Kadisdikpora) NTB, Drs. H.L. Syafi’i, MM mengatakan, tingkat kejujuran pelaksanaan Ujian Nasional (UN) baik SMA sederajat maupun SMP sederajat yang telah digelar belum bisa disimpulkan. Saat ini, panitia daerah hanya melaporkan ke panitia pusat, yakni Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang selanjutnya akan menilai mana sekolah yang jujur dan tidak. selanjutnya

KOMENTAR

 

Lensa



@Copyright Suara NTB