HM. Ruslan (Suara NTB/fit)
SENIN (5/4) hari ini, Wali Kota Mataram HM. Ruslan akan mengumpulkan seluruh ketua unit Korpri di masing-masing SKPD se Kota Mataram. Tujuannya tidak lain, untuk mengklarifikasi terkait adanya PNS Kota Mataram yang menerima atau mendapatkan kartu Jamkesmas.
Ruslan mengaku tidak bisa langsung membenarkan temuan BPK yang menyatakan ada puluhan PNS Kota Mataram menerima Jamkesmas tanpa mengkonfirmasi secara akurat. Menurutnya, data PNS yang ada di Badan Kepegawaian Daerah( BKD) belum akurat untuk menemukan PNS yang menerima kartu Jamkesmas. Kalau memang benar, maka Ruslan menjamin dan memastikan bahwa dirinya akan mencabut kartu Jamkesmas yang dipegang PNS tersebut.
Karena menurutnya, PNS telah mendapat jaminan kesehatan melalui program Askes. Ruslan sendiri mengaku kaget, atas informasi adanya PNS yang menerima kartu Jamkesmas. Namun demikian, ada beberapa kemungkinan hingga PNS Kota Mataram bisa menerima kartu pelayanan kesehatan bagi warga miskin itu. Salah satu kemungkinannya adalah, penerima tersebut mendapat kartu Jamkesmas sebelum menjadi PNS Kota Mataram.
Kemungkinan ini sangat kuat, mengingat kartu Jamkesmas tersebut diberikan pada awal tahun 2009. Sedangkan, pembukaan atau penerimaan CPNS Kota Mataram dilakukan di akhir tahun. Dijelaskan Wali Kota Mataram ini, kalau memang ditemukan ada PNS Kota Mataram yang menerima kartu Jamkesmas, maka itu adalah kejadian yang pertama kali terjadi di kota maju dan religius ini. ( ady/kmb)
|